LUPA SENJA
Sore ini, ada yang salah.. tapi bukan masalah..
Sepertinya Senja malu pada senyum itu..
Senyum singkat namun lekat..
Tatapan teduh yang menghangatkan..
Aku membaca senyum itu..
Seolah senyum itu hanya untukku..
Atau aku terlalu lama terluka..
Hingga lupa bahwa Tuhan punya Kuasa..
Punya cerita,tak bisa aku terka..
Aku tersenyum terimakasih Tuhan..
Senja, Kau kalah Sore ini..
atau kau sengaja mengalah agar kunikmati manisnya sore dengan senyum menari nari dikepala hingga aku melupakanmu senja..
Mungkin Sore ini lebih indah dengan senyumannya. .
Senin, 04 Juli 2016
Kamis, 30 Juni 2016
LOGIKA TUHAN
Aku berpikir mengapa Tuhan mnciptakan bintang jika hanya bisa dipandang..
Senja, hanya sesaat keindannya..
Bulan purnama,Gerhana seolah angkuh dinanti kedatangannya oleh manusia..
Jodoh, aku hanya meminta..tak bisa menentukan..
LogikaMu terlalu indah Tuhan..
aku yang terlalu lemah dengan logikaku,
apakah kau ciptakan Bulan, bintang, Senja, samaa seperti dia hanya untuk dipandang dan dikagumi? atau untuk kunantikan?
Aku berpikir mengapa Tuhan mnciptakan bintang jika hanya bisa dipandang..
Senja, hanya sesaat keindannya..
Bulan purnama,Gerhana seolah angkuh dinanti kedatangannya oleh manusia..
Jodoh, aku hanya meminta..tak bisa menentukan..
LogikaMu terlalu indah Tuhan..
aku yang terlalu lemah dengan logikaku,
apakah kau ciptakan Bulan, bintang, Senja, samaa seperti dia hanya untuk dipandang dan dikagumi? atau untuk kunantikan?
Senin, 27 Juni 2016
CINTA ADALAH PERLAWANAN
Jika kamu langit, aku lah bumi
Aku hitam, kamu putih..
Kita tak seromantis Pena dan Kertas
tak sehebat Cat dan kanvas..
Tak setia seperti senja dan Sore..
Kita pernah bersama,
melupakan perbedaan,
menyanyikan lagu yg kita suka,
menceritakan kegelisahan,
melukis harapan..
apa kau pernah berpikir?
sampai diujung waktu,
waktuku menunggu,
menunggu tapi enggan bertemu,
mendengar, tapi eggan menyanyikan.,
melihat, tapi enggan menyapa..
membenci, tapi merindukan,..
menyesali, tapi mendoakan..
adakah lebih bodoh dari itu?
Cinta untukku adalah perlawanan..
melawan rasa sakit,
melawan harapan,
melawan kekecewaan,
dan melawan..
Jatuh Cinta...lagi..
Jika kamu langit, aku lah bumi
Aku hitam, kamu putih..
Kita tak seromantis Pena dan Kertas
tak sehebat Cat dan kanvas..
Tak setia seperti senja dan Sore..
Kita pernah bersama,
melupakan perbedaan,
menyanyikan lagu yg kita suka,
menceritakan kegelisahan,
melukis harapan..
apa kau pernah berpikir?
sampai diujung waktu,
waktuku menunggu,
menunggu tapi enggan bertemu,
mendengar, tapi eggan menyanyikan.,
melihat, tapi enggan menyapa..
membenci, tapi merindukan,..
menyesali, tapi mendoakan..
adakah lebih bodoh dari itu?
Cinta untukku adalah perlawanan..
melawan rasa sakit,
melawan harapan,
melawan kekecewaan,
dan melawan..
Jatuh Cinta...lagi..
Jumat, 24 Juni 2016
Cinta itu Negoisasi?
bersama selembar kertas yang sudah tak lagi putih bersih..
seperti kisah hidup ini yang kau tulis semaumu, sesukamu..
Aku ditemani segelas kopi dingin, dinginnya seperti kepergianmu..
Aku mulai mendramatisir semua yang terjadi, mengulang ngulang cerita yang sama, tak bosan.
Aku berpikir mengapa aku sebodoh ini, berharap kau datang dan mnikmati minuman yang kita suka. Kopi. minuman pahit yang terasa manis saat bersamamu.
Aku menyukai apa yang kau suka.
Hingga pukul 22. 00 hanya kekosongan. Hampa.
Aku ingin sekali memaksa Tuhan membuat Takdir untuk kita.
begitulah malam seterusnya, kosong. Sepi.
Hingga pada titik dimana aku tak lagi berharap takdir mempertemukan kita.
Aku mneruskan hidupku, sibukku, tanpa kamu. Kau menghilang seakan kota kecil ini seperti Negeri dongeng yang hanya ada Aku. Aku. dan Aku.
Aku hanya ingin mendengarmu bicara, karna kau terlalu bnyak mendengar. Kau terlalu banyak diam. Diammu menyakitkan.
Aku berkata pada Tuhan "Baiklah, Aku berhenti, Terserah Kau Saja Tuhan, Aku pasrah. "
Kita dipertemukan kembali.
Disaat aku berkeras hati merapikan kenangan. menciptakan cerita baru.
Kau tersenyum, Kau bahagiakah? tentu, kau Makhluk Tuhan yang tak pernah berpikir tentang Aku. bagaimana aku.
Aku belum berhasil memaafkanmu.
Aku bertanya "Apa ini Tuhan? Apakah aku sekuat ini? "
Aku tersenyum getir.
Hidup ini Lucu..
hanya aku yang tak mengerti bagaimana menertawainya.
Kau sempurna, menang.
Menang dari permainan yang Kau buat. Akh kalah tanpa negoisasi..
Aku berkata pada Tuhan "Baiklah, Aku berhenti, Terserah Kau Saja Tuhan, Aku pasrah. "
Kita dipertemukan kembali.
Disaat aku berkeras hati merapikan kenangan. menciptakan cerita baru.
Kau tersenyum, Kau bahagiakah? tentu, kau Makhluk Tuhan yang tak pernah berpikir tentang Aku. bagaimana aku.
Aku belum berhasil memaafkanmu.
Aku bertanya "Apa ini Tuhan? Apakah aku sekuat ini? "
Aku tersenyum getir.
Hidup ini Lucu..
hanya aku yang tak mengerti bagaimana menertawainya.
Kau sempurna, menang.
Menang dari permainan yang Kau buat. Akh kalah tanpa negoisasi..
Rabu, 22 Juni 2016
Langganan:
Postingan (Atom)
